Kamis, 04 Mei 2017

Ingin Jadi Jutawan di Usia 30-an?? Lakukan 7 hal berikut pada saat usia 20-an

Rahmi Anjani - wolipop
Ingin Jadi Jutawan di Usia 30-an? Lakukan 7 Hal Ini Saat Masih 20-an 
Foto: Thinkstock
Jakarta - Jadi jutawan di usia masih muda? Tentu semua orang menginginkannya. Sayangnya, itu tidak mudah dilakukan apalagi jika Anda belum punya jabatan tinggi di perusahaan atau sedang banyak tanggungan.

Tapi jika benar-benar ingin memperbanyak tabungan untuk masa depan yang lebih baik, tak ada salahnya untuk mulai mengubah gaya hidup dan cara pandang mulai dari sekarang. Untuk menjadi jutawan di usia 30-an, ini yang bisa Anda lakukan selagi masih usia 20-an tahun:

1. Fokus pada Penghasilan


 
Foto: Thinkstock

Banyak orang yang tidak melihat penghasilan ketika menerima sebuah pekerjaan. Tapi jika ingin banyak uang di usia 30-an, tampaknya Anda tetap perlu memperhatikan urusan uang. Kemudian fokuslah pada peningkatan gaji setiap tahunnya. Jika penghasilan Anda belum meningkat dalam beberapa tahun, ada baiknya meminta kenaikan gaji atau mungkin mencari karier lain.

2. Perbanyak Sumber Penghasilan


 
Foto: Thinkstock

Jika bisa, Anda juga punya beberapa sumber gaji. Mulai sekarang coba pikirkan, kira-kira bisnis atau jasa apa yang bisa Anda jual dan memberi penghasilan ekstra. Namun sebelumnya pastikan dulu apakah perusahaan memperbolehkan dan Anda mampu menjalani serta membagi waktu.

Rabu, 03 Mei 2017

Permendikbud: Hari Sabtu resmi jadi hari libur Pendidikan Nasional

Assalamu'alaikum wr.wb. selamat siang dan salam sejahtera untuk rekan-rekan guru seluruh indonesia....
mari simak informasi terbaru dan sangat penting berikut ini tentang kebijakan terbaru kemendikbud yang akan segera di gulirkan.....



Kebijakan kemendikubd akan resmi diberlakukan bahwa hari sabtu akan ditetapkan menjadi hari libur nasional.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) sedang menuntaskan kajian libur sekolah nasional yang baru. Pemerintah bakal menetapkan Sabtu sebagai libur sekolah nasional.

Selama ini sudah banyak pemerintah daerah (pemda) yang menetapkan lama bersekolah Senin-Jumat. Tetapi masih ada pula pemda yang durasi sekolahnya mulai Senin sampai Sabtu.

Bahkan ada pemda yang menetapkan setiap Sabtu siswa masuk ke sekolah. Namun diisi kegiatan ekstrakurikuler sesuai bakat dan minat siswa.

Mendikbud Muhadjir Effendy menuturkan, keputusan Sabtu sebagai hari libur pendidikan nasional segera dikeluarkan.

Dengan keputusan itu, seluruh daerah bakal kompak meliburkan siswa setiap Sabtu dan Minggu.
’’Saat ini masih finalisasi. Kami kaji aspek hukumnya,’’ kata Muhadjir usai menjadi pembicara kunci dialog pendidikan di kantor Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) kemarin (8/9).

Menurut dia, keputusan menjadikan Sabtu sebagai hari libur sekolah nasional juga menunggu restu presiden.

Dengan ditetapkannya Sabtu sebagai hari libur nasional, lanjut dia, ada konsekuensi penambahan jam pada Senin-Jumat. Sehingga beban belajar anak-anak tidak tereduksi.

Selain itu kegiatan ekstrakurikuler dan mengasah minat serta bakat juga ditempatkan sepanjang Senin sampai Jumat.

Menurut mantan rektor Rektor Universitas Muhammadiyah Malang itu, Sabtu sebagai hari libur sekolah nasional banyak sekali manfaatnya.

Di antaranya, anak-anak jadi memiliki waktu yang lebih dengan keluarganya. Kemudian keluarga juga memiliki banyak waktu untuk berekreasi atau wisata.

’’Faktor wisata keluarga ini bisa menggerakkan ekonomi masyarakat,’’ kata dia. Muhadjir belum bisa memastikan kapan regulasi Sabtu sebagai libur sekolah nasional itu keluar.

Momentum paling pas menerapkan kebijakan itu adalah awal tahun ajaran baru2017/2018 pertengahan tahun depan.

Plt Ketua Umum PGRI Unifah Rosyidi menyambut baik rencana Kemendikbud menetapkan Sabtu sebagai libur sekolah nasional.

’’Solusi yang cerdas di tengah keresahan masyarakat selama ini,’’ katanya.
Menurut Unifah, kebijakan itu bisa membuat waktu anak-anak berkumpul bersama keluarga menjadi lebih banyak.

Dengan begitu, proses pendidikan karakter di tengah-tengah keluarga bisa berjalan dengan baik. Menurut Unifah, bertambahanya waktu anak-anak bersama keluarga itu bisa diisi dengan beragam kegiatan.

Seperti berkumpul di rumah, mendongeng, atau bahkan sesekali diisi dengan rekreasi ke tempat wisata.

Dari sisi guru, kebijakan itu juga banyak manfaatnya. ’’Waktu bersama keluarga bagi para guru bisa bertambah,’’ jelasnya.

Selama ini meskipun ada pemda yang menetapkan Sabtu sebagai hari libur, tetapi ada yang masih diisi kegiatan-kegiatan di sekolah. Otomatis para guru tetap harus hadir di sekolah.

Unifah menyarankan, kebijakan Sabtu sebagai hari libur sekolah nasional tidak kaku. Maksudnya, ketika ada sekolah dan orang tua siswa yang ingin ada kegiatan di hari Sabtu, tetap tidak dilarang.
Intinya musyawarah antara orang tua dengan sekolah harus terjalin dengan baik.

Sumber : http://www.liputanguru.tk/