Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan

Kamis, 17 Maret 2016

Soekarwo Minta BPJS Perimbangkan Kenaikan Iuran BPJS


arcompnews.com - Pemprov Jawa Timur meminta Badan Pihak BPJS untuk mempertimbangkan kembali perihal kenaikan iuran bagi pengguna BPJS. Hal tersebut di karenakan kenaikan jumlah iuran dianggap memberatkan masyarakat.


"Saya akan surati BPJS. Selain itu akan saya undang langsung untuk mempertimbangkan betul-betul kenaikan iuran BPJS," ujar Gubernur Jawa Timur Soekarwo, Selasa (15/3/2016).



Soekarwo mengaku belum mengetahui sebab BPJS menaikkan iuran. Menurutnya, jika alasan BPJS menaikkan iuran karena mengalami kerugian seharusnya BPJS terlebih dahulu membenahi administrasi untuk menekan kerugian.

Rabu, 16 Maret 2016

Kenaikkan Tarif BPJS Kesehatan



Jakarta - Tarif Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan akan naik mulai tanggal 1 April 2016 mendatang. Kenaikan tersebut tertuang dalam Peraturan Presiden nomor 19 Tahun 2016 tentang Jaminan Kesehatan. 

Selasa, 01 Maret 2016

Prosedur Pengajuan BPJS Kesehatan Jika Terjadi Kecelakaan

arcompnews.com - Berdasarkan Informasi dari Mbak Siska, yang merupakan salah satu petugas BPJS Kesehatan yang di tempatkan di RSU PHC Perak, bahwa untuk pengajuan BPJS Kesehatan jika terjadi Kecelakaan dan atau Lakalantas, maka prosedurnya adalah sebagai berikut :


BPJS Kesehatan

Sabtu, 27 Februari 2016

Buah Keres Buah Anti Kanker

arcompnews.com - Keres, begitulah nama buah ini. Buah ini tumbuh liar di mana saja, terutama di daerah pedesaan yang memiliki tanah yang subur. Buah ini sering kali tidak pernah di hiraukan oleh masyarakat, bahkan kebanyakan mereka menganggap bahwa tanaman ini dalah tanaman penggangu, sehingga mereka menebangi pohon keres ini.

Manfaat Keres

Buah keres ini memiliki banyak nama, ada yang menyebutnya cerry jawa, cerry, baleci, kersen dan macam - macam nama lainnya. Jika suda masak buah ini berwarna merah cerah dan rasanya manis, jika masih mentah berwarna hijau tak berasa. Dulu di tahun 90'an buah ini merupakan buah yang di buru anak - anak, karena rasanya yang manis dan segar. Tapi tahukah anda bahwa buah keres yang kita abaikan ini memilik banyak manfaat di dalamnya?

Jumat, 26 Februari 2016

Potret "PENDIDIKAN" Indonesia

arcompnews.com - Pendidikan di Indonesia saat ini mengalami banyak kebingungan -sepertinya- di karenakan ada 2 kurikulum yang berlaku. Antara satu sekolah dengan sekolah yang lainnya materi pelajaran yang di ajarkan tidak sama. Satu pakai KTSP dan yang satu pakai K13. Di dalam buku KTSP sangat kaya akan materi yang di ajarkan, sedangkan pada buku K13 bukunya hanya satu dan di situ mencakup semua materi. Ada yang bilang bahwa buku K13 seperti "MAJALAH" karena di situ lebih banyak gambar daripada materi yang di ajarkan (di tingkat Sekolah Dasar).

Banyak orang tua siswa yang mengeluh dengan adanya K13, mereka khawatir jika nanti saat ujian putra putrinya tidak dapat mengerjakan dengan baik, sedangkan standart nilai kelulusan semakin meningkat. Faktanya buku panduan K13 Sekolah Dasar kelas 3, materi matematika sangat sedikit sekali dan juga materi yang tentang perkalian hampir tidak ada sama sekali. Padahal di kelas 5 sudah mulai masuk perhitungan pecahan, perkalian bilangan desimal, dan akar kuadrat. Apa belajar perkalian cukup hanya 1 tahun di kelas 4?


Dari hasil pengamatan yang saya lakukan hampir 85% siswa kelas 3 SD saat ini belum bisa menghitung perkalian. Ini berakibat pada di penghujung kelas di tingkat sekolah dasar. Di kelas 6 mereka harus di paksa untuk bisa dan bahkan hafal perkalian. Bagaimana bisa menghafal sedangkan pada tingkat sebelumnya mereka sangat minim menerima materi perkalian.

Desas - desus kabar berita yang saya dengar bahwa di K13 ini guru di tuntut kreatif dan siswa di tuntut aktif. Bagi guru - guru muda mereka dapat menerapkan konsep K13 tersebut dengan baik, sedangkan bagi guru - guru yang mendekati usia pensiun, mereka masih mengajar dengan metode lama, yaitu dengan satu buku yang minim materi  itu saja. Apa yang ada di dalam buku, yaitu yang mereka ajarkan. Apalagi di tuntut dalam 1 buku 1 tema harus habis dalam 1 bulan. Belum sampai 1 bulan terkadang buku ini sudah habis, karena di dalamnya hanya berisi banyak gambar, sedikit materi, sedikit soal latihan, dan banyak materi uji coba tetapi hampir sama sekali tidak di praktekkan. Padahal pelatihan guru, Workshop, PLPG untuk penerapan K13 ini terus di adakan dengan harapan bisa guru bisa action di depan kelas dengan baik. Tidak salah, guru yang aktif dapat melaksanakan dengan baik, tetapi taukah kita semua bahwa ada juga guru yang malas mengajar?? Jika ada, maka konsep dan metode pembelajaran K13 tidak akan pernah bisa di terapkan olehnya.