arcompnews.com - Selasa, 22 Maret 2016 peristiwa laka lantas kembali terjadi. Kali ini korban adalah seorang anak Sekolah Dasar Kelas 1 yang sekolah di SDN Warugunung I. Kala itu dia sedang dalam perjalan pulang dari sekolah. Dia tinggal di rusunawa Warugunung dan dia pulang melalui jalan Gg. Rusun yang biasa ia lewati. Di jalan ini memang merupakan kawasan jalan industri, karena banyak pabrik dan juga ada proyek tol SUMO. Menurut warga setempat anak ini mengendarai sepeda ontelnya dengan sentiyang - sentiyung atau lenggak - lenggok. Tanpa ia sadari di belakangnya tengah ada mobil truck tronton yang mengangkut muatan tanah urug yang melaju agak pelan. Supir truk berniat menyalip anak tersebut, tapi na'as anak tersebut terserempet bagian ban kiri truk dan kemudian terjatuh. Menurut Aan saksi mata di TKP, "posisi anak ini berada persis di depan roda ban depan dan sebagian badannya sudah sedikit terlindas oleh ban truk tersebut" terangnya.
Korban masih sadar tetapi merintih kesakitan. Kemudian di larikan ke Rumah Sakit Putri Rahayu, satu - satunya rumah sakit terdekat dari lokasi kecelakaan. Di RS tersebut korban hanya mendapat perawatan untuk membersihkan luka - luka. Karena kondisinya cukup parah akhirnya korban di larikan ke RS. Siti Khadijah Sepanjang - Taman - Sidoarjo. Di sana korban mendapat penanganan khusus di UGD. Tetapi Tuhan berkehendak lain, setelah kurang lebih 3 jam di rawat, anak tersebut meninggal dunia.
Dalam peraturan, jika terjadi laka lantas pada seorang siswa, dan siswa tersebut sudah dalam perjalanan pulang maka semua itu di luar tanggung jawab sekolah dan sudah menjadi tanggung jawab orang tua. Tetapi dari pihak sekolah tidak tinggal diam. Sedikit banyak dari pihak sekolah akan membantu pembiayaan rumah sakit dan memberikan santunan pada keluarganya, begitu terang salah satu dari seorang guru. Dan pelaku saat ini tengah di periksa dan di mintai keterangan oleh pihak kepolisian.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar