ilustrasi/u-report
Surabaya: Asal kata creativepreneur adalah kreatif dan enterpreneur. Artinya usaha membangun dan menjalankan sebuah usaha bisnis yang berangkat dari ide-ide kreatif.
Apa itu ide kreatif? Dari mana datangnya ide kreatif?
Meski namanya terdengar keren, tapi ide kreatif bisa datang dari sesuatu yang sederhana. Bahkan dekat dengan keseharian kita. Tinggal kejelian mengenali peluang yang ada dan keberanian memulainya sebagai sebuah bisnis.
Begitulah yang Abibayu, Ken Sutanto dan Ade Firman lakukan. Tiga creativepreneur asal Surabaya ini memulai usaha dari ide yang berawal rasa penasaran dan hobinya masing-masing.
Abibayu memulai usaha cloting berlabel Gae Koen Tok (Hanya Untukmu) sejak kuliah. Kegemarannya untuk tampil keren dan lain dari yang lain, mendorongnya mencetak t-shirt dengan kata-kata khas Surabaya.
Lain lagi Ken Sutanto. Pria bertubuh tinggi besar dan berkepala plontos ini memilih menggeluti bergiat di bidang kuliner karena hobi memasak.
Sementara Ade Firman bergerak di bidang usaha yang bukan baru dan sudah ada banyak pemainnya, oleh-oleh haji. Bedanya Ade Firman menjajakan secara online, modal awalnya adalah foto kurma dan air zam-zam yang dibuatnya di toko oleh-oleh haji konvensional.
Pengalaman mereka yang lebih jauh bisa kita dengar dan pelajari langsung dalam sharing session creativepreneurship di Universitas Airlangga Surabaya, Kamis (14/6/2016) mendatang. Selain pengalaman mengolah ide menjadi sebuah bisnis, juga pengalaman menghadapi masalah dan mencari jalan keluarnya.
Kegiatan yang merupakan bagian Mata Nahja on Stage Surabaya ini, dilanjutkan dengan workshopperencanaan keuangan untuk kita yang hendak mulai berbisnis. Safir Senduk, CFP dan Tri Djoko Santoso, CFP.
Daftarkan dirimu sebegai peserta workshop dan sharing session di sini. Segera saja mendaftar, mumpung kuota peserta acara yang bekerjasama dengan Pemprov Jawa Timur ini ditambah dari seribu menjadi tiga ribu orang lho.
(LHE)
Sumber : jatim.metrotvnews.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar